Minggu, 06 November 2011

J-Drama " Ouran High School Host Club Episode 6"


Ouran High School Host Club Episode 6
Masih setia ngikutin???
Oke kita mulai,
Scene dimulai dengan kisah si kembar 2 tahun yang lalu, di mana ada seorang wanita yang menyatakan perasaannya pada Hikaru. Bukannya Hikaru yang mendatangi gadis tersebut, justru Kaorulah yang datang, alasannya sepele karena gadis itu salah meletakkan surat. Kaoru pun mulai merayu gadis tersebut, si gadis pun mulai tergoda.
Dan akhirnya si Kaoru gadungan memanggil Kaoru yang asli. Ternyata yang datang memang benar Hikaru, dasar si kembar suka mengerjai orang. Kaoru yang asli pun keluar dan mengatakan kata-kata yang menyakiti si gadis. Ia menghina dandanan gadis tersebut, sehingga si gadis menangis. Dan di balik pohon, ada seorang pria yang mengamati mereka. Kalau ndak salah pria ini Tamaki. Tapi kita ikuti aja ceritanya, oke?.
Kembali ke aktivitas club, para host pun sedang sibuk menemani para gadis, Haruhi mengantarkan minuman ke setiap meja tamu. Si kembar pun mulai memainkan game “Siapa yang bisa membedakan mereka”. Mereka pun berputar-putar berganti posisi, dan meminta para gadis menebak. Tidak ada satu pun para gadis yang berhasil menebak, namun Haruhi nyeletuk menebak mereka dengan benar. Si kembar pun kaget, mereka pun mengikuti Haruhi, mereka merayu Haruhi, agar diperbolehkan main ke rumah Haruhi, dan Haruhi seperti biasa menolak mentah-mentah apa pun alasan mereka. Si kembar pun mengatakan Haruhi boneka.
Lalu muncullah Nekozawa di sela-sela mereka, Tamaki pun bersembunyi di balik tubuh para gadis. Nekozawa menawarkan sebuah boneka berkekuatan ilmu sihir kepada mereka, di Indonesia di sebut boneka santet kayaknya. boneka itu disebut voodoo di mana bila seseorang menuliskan sebuah nama di belakang voodoo, maka orang tersebut akan terkena sihir. Si kembar yang kesal mendengar celoteh Nekozawa, segera mengarahkan senter ke wajah Nekozawa, sehingga ia berlari tunggang langgang. Suasana club pun kembali aman.
Para gadis mendekati Haruhi, dan meminta penjelasan kenapa Haruhi bisa menebak si kembar. Haruhi pun berkata, “ Hikaru kelihatan 10 % lebih lambat dalam perbuatan dan perkataan”.
Kouru pun tertawa mendengar penjelasan itu, sedang Hikaru langsung emosi, ia pun berkata, “ku katakan padamu, aku hanya ingin terlihat lebih lembut. Orang yang seperti itu sebenarnya Kouru”seru nya ke arah Kouru yang masih saja tertawa. Kaoru pun berhenti tertawa, mereka berdua pun adu mulut saling hina, sehingga para host tertegun, Tamaki mencoba menghentikan,namun ia malah di lempar ke lantai. Dan akhirnya mereka pun bertengkar serius. Para Host heran, Ootori pun segera mendatangi Haruhi dan menepuk pundaknya, “ini sepertinya akibat komentar mu”.
Haruhi kaget, ia pun merasa bersalah.
Keesokan harinya, ketika Haruhi di lobi sekolah, Hikaru memanggilnya, dan memamerkan cat rambut barunya. Haruhi heran kenapa Hikaru ganti warna rambut menjadi blonde, Hikaru pun menjelaskan kalau ini untuk membedakan antara ia dan Kouru. Tak lama beberapa menit muncullah Kaoru yang juga memamerkan warna cokelat rambutnya. Dan tampaknya mereka masih bermusuhan hari ini. Ketika Kaoru hendak mendekati Haruhi, kaki Hikaru menahan kaki Kouru sehingga Kaoru terjatuh. Kouru pun segra mengeluarkan revolver dan menembakkan ke Hikaru. Hikaru tidak mau ketinggalan, ia pun menembakkan revolver nya ke arah Kouru, sehingga Haruhi yang berada di tengah-tengah hanya bisa terdiam menerima serangan revolver dari si kembar. Ckkckck, tentu saja itu cuma fantasi mereka, bukan revolver beneran koq. Hehehe.
Siangnya, Haruhi pergi ke kafetaria atas ajakan si kembar , ia pun mengeluarkan bento nya (bekal makan siang-red) sementara si kembar mulai membuka menu. Mereka pun memesan menu yang sama, sehingga mereka saling ganti, ternyata masih sama, berkali-kali ganti masih sama, mereka berdua pun kesal dan mulai adu mulut lagi. Para gadis yang sedang makan pun bersorak tepuk tangan, berfikir mereka sedang melakukan pertunjukan. Wkwkwk. Haruhi hanya bisa menghela nafas.
Ke empat anggota club lainnya muncul di kafetaria, dan ternyata wakil kepala sekolah juga memasuki kafetaria di ikuti sederet guru-guru. Tamaki dan yang lainnya pun memberi hormat. Si kembar pun kembali ke tempat duduk mereka. Tamaki yang melihat penampakan Haruhi, segara berlari menghampiri Haruhi, ia pun mulai gr, berfikir Haruhi ke kafetaria karena ingin menemui Tamaki, namun Haruhi pun mengatakan kalau keberadaannya di kafetaria karena paksaan si kembar. Ia pun menunjukkan bento nya pada Tamaki. Dan mulailah Tamaki berdelusi, bahwa Haruhi dengan pakaian feminimnya membuatkan bento untuknya. Tamaki pun segera berlari menghampiri Ootori, “ibu, apa yang harus aku lakukan, ini menyenangkan, aku akan memakannya”.
“Berhenti berdelusion”seru Ootori seraya merapikan dasinya akibat di tarik Tamaki.
Haruhi pun mulai membuka bentonya, para gadis mendatangi dan menanyakan bentonya. Haruhi pun segera menjelaskan isi bentonya. Hikaru yang dari tadi menyimak mangajaknya tukeran karena ia malas memakan yang sama dengan Kouru. Haruhi yang tidak biasa makan makanan mahal pun tidak menolak, justru sangat senang. Ia pun menikmati makan siang mewahnya.
Honey yang melihat ekspresi Haruhi, tersenyum bahagia, begitu pula dengan Takeshi dan Ootori. Sementara Tamaki segera berlari mendekati Haruhi, “Haruhi, lezatkah. Lezatkah”seru nya seraya memegang pundak Haruhi dengan ekspresi mupengnya.
“Baiklah Hikaru, sebagai hadiahnya, aku akan menukar makan siang setku dengan Bento Haruhi. Jadi, serahkan Bento Haruhi padaku?”seru Tamaki kepada Hikaru, Hikaru pun menolak dan menarik Bento dari hadapan Tamaki. Haruhi hanya bengong saja melihat mereka. Kouru yang dari tadi diam saja, mengajak Haruhi tukeran makanan dan mengambil Bento dari Hikaru. Hikaru pun marah, ia mencengkram jas Kouru. Haruhi berusaha menghentikan mereka. Dan mereka pun serempak bertanya, “bila kami berhenti, bisa kah kami ke rumah mu?”. Haruhi terdiam.
Tamaki berusaha menghentikan mereka, lalu muncullah Renge, dengan teriakan khas nya ia berkomentar, “keadaan yang indah tapi 4 keping hati hancur, karena berhubungan dengan Haruhi”seru nya seraya membawa papan whiteboard dan menjelaskan inti permasalahan mereka dengan gaya alay komiknya. Para gadis pun mendekati Renge, Tamaki terkesima dengan kealayan Renge.



Sementara itu si kembar asyik perang garpu dan piring. Tamaki berlari ke tengah-tengah dan berusaha menghentikan mereka. Namun sialnya dia terkena lemparan sendok, lalu sendok tersebut masuk ke mangkuk makanan sang wakil kepala sekolah, sehingga seluruh makanan mengenai wajahnya. Semua pengunjung kafetaria terdiam ketakutan.

Wakil kepala sekolah berdiri, membersihkan wajahnya dan berteriak, “sudah hentikan, bukankah kamu Kouru, sebagai yang lebih tua, kamu seharusnya memberikan contoh baik”seru kepala sekolah kepada Hikaru, sehingga membuat Hikaru kesal. Haruhi berusaha mencegah.
“Sou-kun, sebagai ketua grup , apa artinya semua ini?”seru wakil kepala sekolah pada Tamaki. Tamaki pun meminta maaf dalam-dalam. Akhirnya wakil kepala sekolah meminta seluruh anggota klub membersihkan kafetaria, ia pun pergi meninggalkan kafetaria.
“Tapi aku bukan Kouru!”seru Hikaru kesal dan memandang ke arah Kouru. Dan perang mulut pun kembali ternyata dengan insiden pemecahan gelas oleh Kouru.
Haruhi dan ke-4 anggota host club kembali ke ruangan host. Ootori pun mengatakan kalau pertengkaran si kembar mempengaruhi jumlah tamu, ia pun mengatakan tidak perlu khawatir dengan senyum sinis dan tatapan mengancam kepada Haruhi.
“Ini pertama kali Hika-chan dan Kao-chan bertengkar, iya kan?”tanya Honey pada Takashi, “Aku mengenal mereka sejak TK, mereka selalu bermain berdua”ucap Honey seraya mengingat kenangannya.
“Aku mengenal mereka sejak SMP”seru Tamaki seraya mengingat kejadian di masa lalu (scene di awal tadi). “Aku merasa, mereka tidak membiarkan salah satu dari mereka dekat selain dengan mereka berdua”ucap Tamaki.
“Mereka pasti terluka, karena tidak ada seorang pun yang bisa membedakan mereka”ucap Honey.
“Itulah kenapa mereka menjadi seperti itu”ucap Takeshi.
“Karena mereka takut terluka, mereka melakukan hal-hal yang semakin membuat orang lain sulit membedakan mereka”ucap Ootori.
“Sebenarnya mereka ingin orang lain bisa membedakan mereka. Sehingga mereka membuat semakin sulit dibedakan, itu kan yang kau maksud?”ucap Haruhi seraya berfikir.
“Karena tidak ada seorang pun yang bisa memahami gejolak pikiran mereka, mereka sangat dekat, berada dalam dunia sendiri, dan menguncinya rapat-rapat”seru Tamaki.
“Tetapi, jika kamu memikirkannya, pertengkaran keduanya mungkin hal yang bagus”ucap Ootari.
“Hal yang baik?”gumam Haruhi heran.
“Tapi ini merupakan pertama kalinya mereka bertengkar, itulah kenapa seseorang harus menghentikan mereka.mungkin mereka tidak tahu bagaimana caranya berbaikan”ucap Honey.
Takeshi mendekati Tamaki dan menyerahkan surat kaleng yang ditujukan untuk Kouru. Tamaki pun membaca surat kaleng tersebut. Yang isinya berupa tantangan terakhir bertemu jam 5 sore di halaman belakang Ouran High School. Lalu datang lah 2 gadis yang melaporkan kalau si kembar sedang berada di halaman belakang.
Di halaman belakang, si kembar sedang saling adu tembakan. Ke-5 host segera berlari menuju halaman belakang. Tamaki berusaha menghentikan mereka, namun ia malah menginjak ranjau sehingga ada anak panah menuju ke arahnya, Tamaki berusaha menghindar dengan salto ke belakang, namun tangannya menyentuh ranjau sehingga anak panah kembali menyerangnya.
” Apa ini…hey siapa di antara kalian yang memasang ranjau ini?”teriak Tamaki kesal pada si kembar. Dan si kembar pun saling tuduh dan kembali bertengkar. Tamaki berusaha melerai lagi, namun ia menginjak ranjau lagi dan anak panah pun beterbangan ke arahnya, Ootori, Honey, dan Takeshi sibuk menghindari anak panah.
Si kembar masih terus bertengkar namun tema pembicaraan mereka kali ini berbeda, “Hikaru, kamu menyukai Haruhi, iya kan?”seru Kouru.
“Apaaa?”seru Tamaki yang masih sibuk menghindari anak panah. Ootori pun memandang ke arah si kembar.
“Kenapa kau bicara seperti itu? Kamu sangat bodoh, Kouru”seru Hikaru.
Tamaki berusaha mendekati mereka, namun si kembar mendorong wajah Tamaki.
Haruhi yang baru saja tiba, segera mendekati Honey dkk.
“Aku lelah diikuti mu”seru Kouru.
“Apa kamu bercanda? Aku yang selalu diikuti oleh mu. Aku selalu disalahkan atas kesalahan yang kau buat. Sebenarnya aku benci kamu!”seru Hikaru. Kouru terdiam mendengarnya. Para Host lainnya pun terkesima.

Kouru pun mengeluarkan voodoo, lalu muncullah Nekozawa, “Hati-hati. Bila kamu melukai boneka setelah menuliskan nama seseorang di belakangnya, maka orang tersebut akan merasakan sakit”seru Nekozawa seraya berilusi kalau ia menulis nama Tamaki di voodoo tersebut lalu menusuknya sehingga Tamaki menjerit kesakitan.
“Kenapa kau menciptakan sesuatu yang mencelakai orang lain?”seru Tamaki pada Nekozawa.
“Hati-hatilah”ucap Nekozawa kemudian berlalu.
“Lihat ini, aku menulis nama Hikaru di belakangnya”seru Kouru. Tamaki pun berusaha melindungi Haruhi. Ckckck.
“Apa bila kita memang sehati, maka kita akan merasakan sakit yang sama, aku berharap aku tidak terlahir sebagai adik kembarmu”seru Kouru seraya bersiap menusukkan garpu ke voodoo.

Haruhi segera melepaskan cengkraman Tamaki, ia berjalan mendekati si kembar, dan memukul kepala si kembar. Sehingga si kembar terjatuh.
“Berhenti melakukan hal-hal bodoh dan membuat orang lain khawatir dan menimbulkan masalah. Jangan saling membenci karena hanya 1 orang saudara kembar saja yang kalian punya di dunia ini”seru Haruhi pada mereka berdua. Mereka pun teringat kenangan kebersamaan mereka. Para host tersenyum mendengar ucapan Haruhi.
“Bermaafan lah, kalau kalian tidak bermaafan sekarang, aku tidak akan mengizinkan kalian ke rumahku“ancam Haruhi pada mereka. Para host terdiam, si kembar pun berdiri.
“Hemmm, jadi kami boleh main ke rumah mu?”ucap si kembar bersamaan.
“Haaa?”ucap Haruhi heran.
“Taraaaa…”ucap si kembar seraya menunjukkan surat kaleng dan tulisan di belakang voodoo yang ternyata berbunyi “tertipu”.
“Sorry Kaoru, aku hanya mengikuti script”ucap Hikaru seraya merangkul Kouru.
“Aku sangat khawatir kau terluka”ucap Kouru seraya membalas rangkulan Hikaru.
“Aku tertipu”ucap Haruhi lemas. Para Host pun bengong melihat kelakuan si kembar. Si kembar pun tersenyum penuh kemenangan kepada mereka.
Haruhi dan ke-6 anggota host berjalan menyusuri anak tangga menuju sekolah mereka.
“Hey Hikaru, sepertinya dia lupa. Padahal ia yang mengatakan pada kita untuk bermain-main dengan nya”ucap Kouru, mereka pun memandang Tamaki dengan senyum kelicikan.
Flashback
Hikaru mencoba merobek surat cinta yang di berikan oleh gadis tadi, lalu muncullah Tamaki yang mengatakan kalau yang merobek kertas adalah Hikaru, si kembar pun heran, kenapa Tamaki bisa menebak. Tamaki hanya mengatakan itu semua karena intuisinya. Tamaki pun segera mengambil kertas tersebut dan memberikannya pada sang gadis, seraya mengusap lembut kepala sang gadis dan meminta maaf, ia mengundang si gadis untuk datang ke host club yang akan didirikannya. Si gadis pun batal menangis dan berlalu dengan tersenyum. Si kembar mengatakan betapa idiotnya tingkat Tamaki.
Tamaki mengajak si kembar bergabung dalam club nya, namun si kembar menolak, namun Tamaki mengatakan mereka tidak perlu malu karena sulit dibedakan,karena mereka bisa menjadi seperti ’Hitachiin Brother’ yang menjadi satu tanpa memperdulikan individual mereka. Tamaki meminta mereka berhenti mengerjai orang, dan mengajak mereka bermain game bersamanya, membuat semua orang bahagia dengan permainan mereka. Dan itulah yang disebut Host.
Flashback end.
Tamaki tersenyum kepada si kembar, kemudian kembali berjalan beriringan dengan Haruhi.
“Kyo-chan, apakah kau sudah tahu sebelumnya, kalau mereka cuma akting?”tanya Honey pada Ootori.
“Ya, sejak aku melihat surat kaleng itu”ucap Ootori.
“Kenapa kau tidak bilang apa pun?”ucap Tamaki kaget.
“Itu alami, kelihatannya akan menyenangkan”ucap Otori dingin.
“Ah, berarti kita bisa ke rumah Haruhi, apa yang membuat ayah mu senang Haruhi?”tanya Tamaki pada Haruhi seraya memegang pundak Haruhi.
“Aku tidak akan mengajakmu senpai”seru Haruhi seraya melepaskan tangan Tamaki. Tamaki pun merengek-rengek pada Haruhi supaya di ajak.
“Apa jadinya kalau dia tidak ada?”seru si kembar tersenyum seraya memandangi Tamaki.
“Ibu, Haruhi tidak mau mengajakku”rengek Tamaki pada Ootori.
Si kembar pun menarik Tamaki sehingga Tamaki kesakitan.
Keesokan harinya, suasana club kembali seperti semula. Si kembar mulai memainkan game seperti biasanya. Dan kali ini para gadis menjawab dengan benar. Si kembar pun memberi selamat pada para gadis. Iya wong wong rambut mereka beda, jadi bisa dibedakan. Kekeke. Para host dan tamu tersenyum melihat keceriaan si kembar telah kembali.
Namun tiba-tiba Haruhi nyeletuk,”itu tidak benar, hari ini yang blonde adalah Kouru, dan yang cokelat adalah Hikaru, iya khan?”ucap nya. Sehingga si kembar pun terdiam.
“Ya aku benar!”ucap Haruhi dengan nada kemenangan.
Tamaki dan Ootori pun tersenyum melihat tingkah Haruhi. Takeshi dan Honey memberikan tepuk tangan untuk Haruhi.
“Dia di sini, Hikaru”ucap Kouru.
“Pengenal baru dalam kehidupan kita. Bukankah menyenangkan?”ucap Hikaru
“Kita selalu sama dalam banyak hal, ya kan? Bagaimana kalau kita membagi Haruhi”ucap Kouru.
“Tidak akan”seru Hikaru.
“Bagaimana kalau kita mengadopsinya bersama”ucap Kouru. Mereka pun tersenyum bersama sambil memandangi Haruhi. Ootori pun mengamati si kembar dengan seksama. Sementara itu Tamaki sangat senang sekali dan memuji-muji Haruhi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar